Pengalaman Saya Ketika Motor Mogok di Perjalanan

Pengalaman Saya Ketika Motor Mogok di Perjalanan
ilustrasi
Pernahkah kalian mengalami hal ketika bepergian naik motor tiba-tiba motor kalian mogok di perjalanan? Gimana rasanya? Bikin jengkelkan. Apalagi mogoknya jauh dari bengkel.

Saya sendiri pernah mengalami hal tersebut, motor saya waktu awalnya normal, tiba-tiba motor nggak bisa digas seperti habis bahan bakar gitu, padahal bahan bakar masih banyak.

Sampai di bengkel sekitar jam 6 sore dibersihkanlah karbunya, trus dipasang lagi, motornya yang tadinya masih bisa hidup jadi nggak idup lagi. Di cek busi nggak ada apinya, cek soket-soketnnya masih terlihat baik. Karena saya mampir ke bengkel kecil jadi peralatan tempurnya masih kurang untuk mencek sistem kelistrikan.

Lalu dipasang mekaniknya aki yang sehat (aki motor saya tekor) lalu di kick starter mesin hidup dan bisa digas full, mekaniknya bilang kerusannya ini antara spul, dan kiprok karena tidak ada suplai ke aki dan CDI.
Akibatnya aki tadi aki jadi tekor dan busi tidak memercikkan api karena CDI tidak ada yang menyuplai listrik.

Karena sudah malam maka diputuskanlah beli aki saja, untung ada yang jual dan uang saya masih cukup. Setelah semuanya kembali dipasang seperti tebeng-tebengnya dan aki baru, serta bayar kepada mekanik.

Lalu saya pulang, waktu meninggalkan bengkel lampu utama tidak saya nyalakan sekitar beberapa meter dari bengkel saya nyalakan lampu utamanya. Awalnya menyala tapi tiba-tiba padam, mana padamnya depan dan belakang lagi. Waktu itu saya teruskan saja, karena uang saya nggak cukup lagi kalau mampir di bengkel buat benerin lampu :D (di bengkel biasanya ada slogan nggak boleh ngutang) :v .

Di perjalanan yang gelap saya cuman pakai lampu dari korek api saja sebagai isyarat. Perjalanan masih jauh sekitar 65 km'an. Saya jalan pelan sekekali saya nyalakan lampu reting-nya, beberapa kali Saya mau jatuh karena ada jalan yang berlubang sama jalan yang berpasir.

Bawaan banyak depan belang, mana hujanlgi, bikin kesel aja. Ketika perjalanan sekitar 45 Km'an motor kembali mulai error lagi, dan akhirnya motornya mati total lagi :D . Lalu saya telpon adik saya untuk menjemput saya, lalu ditarik dan akhirnya sampai juga ke rumah motor saya dalam keadaan mati total.

Besoknya motornya tidak saya otak atik, dan dihari kedua baru saya otak atik sendiri tuh motor. Saya copot bak magnet sebelah kiri, saya copot soket spul dan pulser. Saya liat ada keanehan di bekas sambungan kabel spul, saya liat ada yang bersatu.

Saya benerin yang menyatu tadi, lalu dipasang lagi bak magnetnya. Setelah itu saya coba dihidupkan mesinnya alhasil mesin bisa menyala, dan saya copot akinya mesin bisa menyala meski tanpa aki.

Ternyata masalahnya ada di kabel spul yang tergampir. Lampu depan dan belakang bisa menyala lagi.

Jadi, kalaunya motor kalian mengalami hal seperti motor tidak bisa digas padahal kopresi dan bahan bakar banyak cobalah cek bagia kelistrikannya. Yang simpel-simpel saja dulu, sperti bagian busi, dan kabel-kabelnya.

Sekian dulu cerita pengalam saya ketika motor saya mengalami mogok diperjalanan. Salah hhilap mohon maaf

Baca juga:

0 Response to "Pengalaman Saya Ketika Motor Mogok di Perjalanan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel